Advertisement

Gadget of the Month Januari 2026: Rekomendasi Para Kreator Tech Indonesia dari Singapura

Gadget of the Month Januari 2026: Rekomendasi Para Kreator Tech Indonesia dari Singapura

Highlight

Bestindotech
  • DJI Action 6 dengan cage dan ND filter dari Telesin, Galaxy Ring yang ternyata lebih praktis dari smartwatch untuk tidur, sampai ND filter untuk HP dari SmallRig, para kreator tech Indonesia punya rekomendasi yang tidak biasa bulan ini.
  • Verbatim Travel Charger 65W bisa ganti kepala colokan untuk berbagai negara, ada display daya, dan sudah masuk ke iBox, dari merek yang dulu terkenal karena disket.
  • Zhiyun MOLUS X100 portable LED 100W yang bisa jalan hanya dari powerbank, cukup kompak untuk dibawa traveling tapi cukup terang untuk mengubah kualitas konten secara signifikan.
Advertisement
Advertisement

Gadget terbaik tidak selalu yang paling banyak dibahas di internet. Kadang justru yang paling berguna adalah yang luput dari perhatian, benda-benda yang diam-diam selalu ada di tas, selalu dibawa ke mana-mana, dan tidak pernah mengecewakan. Itulah yang paling menarik dari momen ini: ketika para kreator tech Indonesia berkumpul di satu tempat, dan masing-masing jujur soal apa yang sebenarnya mereka andalkan.

Bestindotech kebetulan sedang berada di Singapura untuk acara Apple, dan kesempatan itu dimanfaatkan untuk ngobrol santai dengan beberapa kreator tech yang juga hadir. Hasilnya adalah daftar gadget yang tidak biasa, mulai dari aksesori kamera yang belum masuk Indonesia, smart ring yang mengalahkan smartwatch untuk kebutuhan spesifik, sampai travel charger dari merek yang lebih dikenal karena disket. Dan di penghujungnya, ada satu rekomendasi dari Malvin sendiri yang sudah menemaninya di hampir setiap perjalanan.

Francis Scevsko: DJI Action 6 dengan Cage dan ND Filter dari Telesin

Francis, yang dikenal lewat akun Instagram Scevsko, sedang mencoba setup yang cukup menarik: DJI Action 6 yang dipasangkan dengan cage dari Telesin bernama Street Shot Aluminium Set. Set ini sudah termasuk cage untuk body kamera, handle tambahan untuk grip yang lebih nyaman, dan combo shutter ekstra. Di bagian bawahnya ada mounting untuk tripod, sementara akses ke baterai tetap bisa dilakukan tanpa perlu melepas cage sama sekali.

Yang membuat Francis tertarik pada DJI Action 6 adalah fitur open gate 1:1 di kameranya. Dengan rasio ini, satu rekaman bisa fleksibel dipakai untuk konten vertikal maupun horizontal, sesuai kebutuhan platform. Telesin juga menyediakan variable ND filter sebagai aksesori terpisah untuk melengkapi setup ini. Untuk yang berminat, Francis menyarankan untuk memantau akun Instagram Telesin karena produk ini belum masuk Indonesia secara resmi.

Eka Arini: Samsung Galaxy Ring untuk Tidur dan Tracking Harian

Eka Arini, kreator yang dikenal lewat channel Arinish dengan konten rekomendasi smartphone untuk perempuan, memilih Samsung Galaxy Ring sebagai gadget andalannya. Alasannya sederhana tapi masuk akal: ring ini tidak rewel. Baterai bisa bertahan 4 hingga 5 hari dalam sekali pengisian, dan saat dipakai tidur terasa seperti tidak memakai apa-apa.

Advertisement

Yang Eka manfaatkan dari Galaxy Ring terutama adalah sleep tracking dan heart rate monitoring, termasuk untuk memantau siklus kesehatan bulanan. Dibanding smartwatch yang bisa terasa mengganjal saat tidur, ring ini jauh lebih nyaman untuk dipakai sepanjang malam. Eka memakai ukuran 8, dan setelah sekitar 3 bulan pemakaian rutin, angka dan analisis dari ring ini sudah mulai terasa bermakna.

Kelvin Kuniawan: ND Filter untuk HP dari SmallRig dan Tumbler Oala

Kelvin Kuniawan, fotografer yang bisa ditemukan di akun Kelvin Kuniawan 07, membawa dua rekomendasi sekaligus. Yang pertama adalah ND filter untuk smartphone dari SmallRig. Produk ini bersifat universal karena menggunakan sistem jepit yang bisa dipasang ke hampir semua HP. Manfaatnya praktis: ND filter membantu menurunkan shutter speed saat kondisi terlalu terang, yang langsung mengurangi flicker pada rekaman video. Kelvin sudah memakai aksesori ini selama 2 hingga 3 tahun, dengan harga di kisaran 1 jutaan, dan awalnya didapatkan dari kiriman SmallRig.

Yang kedua adalah Oala SmoothShip Slider, sebuah tumbler dengan mekanisme unik di bagian atasnya. Untuk minum, pengguna membuka kunci terlebih dahulu baru air bisa keluar, sehingga anti tumpah. Produk ini diklaim tahan suhu dingin hingga 24 jam dan baru saja rilis di Indonesia dengan harga sekitar 500 ribu.

Effendy (Youtuber Cupu): Tripod Leofoto MT03 dengan MagSafe Mount dari SmallRig

Effendy dari channel Youtuber Cupu, yang subscriber-nya sudah melampaui Bestindotech, rutin membawa dua benda ke mana-mana: tripod Leofoto MT03 dan MagSafe mount dari SmallRig. Tripod MT03 terbuat dari besi dan bisa memanjang, ditinggikan, bahkan dipisah untuk posisi low angle. Di atasnya, Effendy memasang MagSafe mount dari SmallRig sehingga HP bisa langsung menempel tanpa banyak setup.

Advertisement

Sistem ini fleksibel karena MagSafe mount tidak eksklusif untuk iPhone. HP Android pun bisa dipakaikan case dengan dukungan MagSafe agar bisa terpasang di mount yang sama. Kombinasi ini menjadi senjata utama Effendy untuk bikin konten dan vlogging sehari-hari.

Di sela obrolan, Effendy juga menyebut bahwa ia sudah lama mengincar DJI Osmo Pocket 3, tapi merasa sudah terlambat untuk beli karena ada bocoran bahwa tahun ini akan keluar versi Pocket 4 Pro dengan dua lensa.

Advertisement

Ibro Kuma (Resinda House): Verbatim Travel Charger 65W

Ibro Kuma dari Resinda House memilih satu produk yang sangat fungsional untuk aktivitas traveling-nya: Verbatim Travel Charger 65W. Bagi yang tumbuh di era 90-an, nama Verbatim mungkin langsung mengingatkan pada disket. Tapi merek ini ternyata masih aktif dan sudah masuk ke jalur resmi, termasuk tersedia di iBox dan Digimap sebagai Apple Authorized Reseller.

Keunggulan utama charger ini ada pada kepala colokannya yang bisa diganti sesuai negara tujuan. Satu unit sudah bisa dipakai untuk colokan ala US, China, Jepang, Malaysia, Singapura, Eropa, hingga Indonesia. Kabelnya pun retractable, jadi tidak perlu bawa kabel terpisah. Port yang tersedia adalah satu USB-C dengan daya 65W dan satu USB-A dengan daya 60W. Ada juga display kecil yang menampilkan daya aktual yang sedang keluar. Harganya di kisaran 600 ribu.

Malvin: Zhiyun MOLUS X100 Portable LED

Kalau kreator lain berbagi gadget pilihan mereka, Malvin menutup edisi GOTM Januari ini dengan benda yang sudah menemaninya di hampir setiap perjalanan dan sesi konten: Zhiyun MOLUS X100, sebuah portable LED 100 Watt.

Bentuknya kompak, kurang lebih seukuran powerbank atau smartphone. Di bagian bawah ada mounting untuk dipasang ke light stand, dan datang dengan diffuser cup untuk mengarahkan cahaya. Yang membuat produk ini menonjol adalah cara kerjanya: cukup sambungkan ke powerbank via USB-C, tanpa perlu colokan listrik sama sekali. Malvin biasanya menggunakan powerbank Anker 165W untuk menghidupkannya.

Tingkat kecerahan dan white balance bisa diatur lewat panel kecil yang ada di bodi. Di 100%, cahayanya sangat terang dan perlu dijaga agar tidak langsung mengarah ke mata. Bodi lampu juga bisa memanas saat digunakan lama karena daya yang besar, meski kipas pendinginnya bekerja tanpa suara yang mengganggu. Malvin biasanya memantulkan cahayanya ke langit-langit untuk mendapat pencahayaan yang lebih merata dan natural.

Untuk kreator yang sering berpindah tempat atau punya ruang dengan pencahayaan yang kurang ideal, produk ini menjadi investasi yang langsung terasa manfaatnya, tanpa perlu repot mengatur kabel listrik ke sana kemari.

Comment

Belum ada komentar
Jadilah yang pertama berbagi pendapat!
Advertisement
Advertisement
Advertisement