Advertisement

Review Samsung Galaxy S26 Ultra Setelah Seminggu: Mana yang Benar-Benar Terpakai?

Review Samsung Galaxy S26 Ultra Setelah Seminggu: Mana yang Benar-Benar Terpakai?

Highlight

Bestindotech
  • Privacy Display terbukti terpakai di kehidupan nyata, tapi ada satu kelemahan praktis: shortcut double klik side button yang biasa dipakai untuk shortcut kamera jadi bentrok.
  • Kamera utama terasa lebih tajam dibanding S25 Ultra, tapi yang mengejutkan justru kamera selfie yang secara spesifikasi identik, hasilnya jauh lebih baik di kondisi low light.
  • Baterai tidak ada peningkatan kapasitas, dan screen on time di hari yang intens hanya sekitar 4 jam lebih, angka yang terasa pas atau bahkan kurang untuk power user.
Advertisement
Advertisement

Hands-on di acara peluncuran dan pemakaian nyata selama seminggu adalah dua hal yang sangat berbeda. Di Unpacked, waktu terbatas dan kondisi terkontrol. Di kehidupan sehari-hari, baru ketahuan mana fitur yang benar-benar relevan dan mana yang terasa sebatas demonstrasi.

Bestindotech membawa Samsung Galaxy S26 Ultra pulang dari Galaxy Unpacked 2026 di San Francisco dan memakainya selama hampir satu minggu penuh. Ini catatan jujur dari pemakaian tersebut, termasuk beberapa hal yang tidak sempat dibahas di video hands-on sebelumnya.

Privacy Display: Lebih Terpakai dari yang Diduga

Perbandingan S26 Ultra dengan Privacy Display aktif vs HP lain dengan tempered glass anti spy dari sudut pandang samping

Privacy Display menjadi fitur yang paling banyak dibicarakan dari S26 Ultra, dan setelah seminggu dipakai, fitur ini terbukti terpakai di momen-momen nyata. Ada kondisi di mana fitur ini diperlukan, ada juga kondisi di mana lebih baik dimatikan. Fleksibilitas itulah yang menjadi keunggulannya dibanding tempered glass anti-spy konvensional yang tidak bisa dilepas-pasang.

Salah satu contoh konkret: saat memotret dari angle rendah atau tinggi, Privacy Display yang aktif justru menyulitkan pandangan ke layar karena kita melihatnya dari sudut samping. Solusinya sederhana, tinggal matikan, lalu aktifkan lagi saat dibutuhkan. Sesuatu yang tidak mungkin dilakukan dengan lapisan fisik anti-spy.

Soal perbedaan kualitas layar saat Privacy Display aktif, banyak yang khawatir akan ada penurunan signifikan. Dari pengujian side by side dengan S25 Ultra, perbedaannya tidak terlalu terasa saat dipakai. Ada sedikit kesan seperti ada lapisan tipis di layar saat dilihat dalam kondisi mati, tapi saat digunakan, penurunan ketajaman atau kecerahannya tidak begitu mencolok. Bahkan ada momen di mana sudah lupa bahwa Privacy Display sedang aktif.

Advertisement

Cara kerja Privacy Display sendiri adalah dengan mengaktifkan hanya setengah dari total piksel LED di layar. Setengah lainnya dipakai untuk Narrow Pixel yang membatasi pancaran cahaya hanya ke arah depan, sehingga dari samping layar terlihat gelap.

Satu catatan praktis soal shortcut: Privacy Display bisa diaktifkan dengan double klik side button, tapi ini berbenturan dengan kebiasaan yang sudah lama terbentuk di HP Samsung, yaitu double klik untuk shortcut kamera. Harapannya Samsung bisa menambahkan opsi triple klik seperti yang ada di iPhone untuk mengaktifkan fitur Accessibility, sehingga kedua fungsi tidak saling bentrok.

Baterai: Jujur, Tidak Ada Perbedaan Signifikan

Data penggunaan baterai S26 Ultra di dua hari berbeda dengan screen on time 3 jam 42 menit dan 4 jam 1 menit

Ini bagian yang perlu disampaikan apa adanya. Setelah seminggu pemakaian, tidak ada perbedaan yang terasa signifikan di ketahanan baterai dibanding S25 Ultra. Di hari yang intens, termasuk banyak sesi foto saat di San Francisco, screen on time yang didapat hanya sekitar 4 jam lebih sedikit. Di hari yang lebih santai, bisa mencapai 5 jam lebih.

Angka 5 jam screen on time untuk standar saat ini bisa dibilang pas, bahkan kurang untuk power user. Samsung memang tidak menaikkan kapasitas baterai, dan itu terasa di pemakaian nyata.

Perbandingan dengan pengujian dari berbagai reviewer lain juga menunjukkan hasil yang bervariasi: ada yang menyebut perbedaan hingga hampir 2 jam dibanding S25 Ultra, ada yang hanya 30 menit, bahkan ada yang cuma 5 menit. Tidak ada konsensus yang jelas. Yang pasti, charging speed-nya terasa lebih cepat dibanding S25 Ultra. Beberapa charger di kisaran 65W yang diuji, termasuk dari Shargeek dan Anker, terbukti kompatibel.

Kamera: Peningkatan yang Terasa di Tempat yang Tidak Terduga

Kamera Utama dan Telephoto

Di kamera utama, peningkatan memang terasa. Hasil foto lebih tajam dan lebih sharp dibanding S25 Ultra, dan ini cukup noticeable saat dibandingkan side by side. Di lensa telephoto, perbedaannya tidak terlalu terasa di kondisi cahaya terang, tapi di kondisi low light, noise-nya lebih minim dan detail yang ditangkap lebih baik.

Advertisement

Advertisement

Kamera Selfie yang Mengejutkan

Yang paling mengejutkan justru ada di kamera selfie. Secara spesifikasi, kamera selfie S26 Ultra identik dengan S25 Ultra. Tapi dari segi hasil, terutama di video kondisi low light, perbedaannya cukup jauh. Gambarnya jauh lebih jelas, sedikit lebih lebar, dan secara keseluruhan lebih bisa diandalkan untuk video.

Horizon Lock dan Camera Assistant

Fitur Horizon Lock di video mendapat banyak perhatian, dan memang impresinya menarik, bisa memutar kamera di depan kaca dan videonya tidak ikut berputar. Tapi untuk pemakaian harian, fitur ini kemungkinan tidak akan sesering terpakai seperti Privacy Display. Lebih relevan untuk kondisi ekstrim seperti olahraga atau aktivitas bergerak cepat.

Satu hal yang perlu diperhatikan untuk yang upgrade ke S26 Ultra: ada aplikasi tambahan bernama Camera Assistant yang dikembangkan oleh Good Lock. Aplikasi ini tidak hadir secara default dan perlu diunduh terpisah, padahal isinya banyak pengaturan kamera yang berguna. Salah satunya adalah mode 24MP yang tidak hanya meningkatkan resolusi foto tapi juga memberi lebih banyak ruang untuk crop. Perbandingan file size antara 24MP dan 12MP hanya selisih sekitar 50%, tapi resolusi yang didapat dua kali lipat. Sayang posisinya agak tersembunyi dan tidak langsung tersedia out of the box.

Performa dan Material Frame

Skor AnTuTu S26 Ultra menembus 4 juta poin dalam kondisi HP didinginkan terlebih dahulu

Dari sisi performa harian, tidak ada perbedaan yang mencolok yang terasa di pemakaian sehari-hari. Chipset sudah sangat mumpuni dan One UI masih menjadi salah satu antarmuka Android yang paling matang, meski mulai mendapat tekanan dari skin Android lain yang makin berkembang. Benchmark AnTuTu menembus angka 4 juta, dicapai dalam kondisi HP didinginkan terlebih dahulu. Klaim Samsung soal heat dissipation yang lebih baik dengan heatsink lebih besar juga terasa cukup terbukti.

Soal material frame, S26 Ultra berganti dari titanium ke aluminium. Dari segi feel di tangan, perbedaannya tidak terlalu terasa. Tapi ada laporan dari beberapa pengguna di forum online bahwa material aluminium ini lebih rentan bopeng atau penyok dibanding titanium, mirip dengan situasi yang juga terjadi di iPhone 17 Pro yang berganti material ke aluminium.

Galaxy AI: Yang Terpakai dan yang Masih Menunggu

Fitur Photo Assist Galaxy AI menambahkan elemen dinosaurus T-Rex ke foto di depan Golden Gate Bridge

Di sisi Galaxy AI, ada dua fitur yang cukup menarik untuk dicatat. Pertama adalah Photo Assist, pembaruan di bagian pengeditan foto yang memungkinkan perintah berbasis teks atau prompt. Pengguna bisa menambahkan elemen atau mengambil objek dari foto lain, dan AI akan menyesuaikan pencahayaan serta tone secara otomatis agar hasilnya terlihat menyatu.

Kedua adalah Now Nudge, fitur yang membaca konteks percakapan di aplikasi chat seperti WhatsApp, SMS, atau Line, lalu memberikan saran yang relevan secara kontekstual. Misalnya saat sedang janjian bertemu di suatu tempat, Now Nudge bisa menyarankan untuk menambahkannya ke kalender atau mengingatkan untuk memesan transportasi di hari itu. Sayangnya untuk saat ini fitur ini belum mendukung Bahasa Indonesia dan belum kompatibel dengan aplikasi seperti Gojek dan Grab.

Fitur Autonomous Call Screening yang memungkinkan Galaxy AI menjawab telepon masuk untuk mengecek keperluan si penelepon juga ada di S26 Ultra, tapi belum bisa diuji karena unit yang digunakan adalah unit dari San Francisco, bukan unit lokal Indonesia.

Kesimpulan Setelah Seminggu

Sistem kamera Samsung Galaxy S26 Ultra dengan main camera 200MP f/1.4 dan telephoto 5x 50MP f/2.9

Setelah seminggu bersama S26 Ultra, kesimpulannya cukup berimbang. Privacy Display adalah fitur yang benar-benar terpakai dan memberi nilai nyata di kehidupan sehari-hari, terlebih karena ini hardware sehingga tidak akan bisa diturunkan ke seri sebelumnya. Kamera utama dan selfie juga menunjukkan peningkatan yang nyata, terutama di kondisi low light.

Yang masih mengganjal adalah baterai. Kapasitasnya tidak berubah, dan di hari yang intens angka screen on time di sekitar 4 sampai 5 jam terasa pas atau bahkan kurang untuk power user. Ini bisa jadi pertimbangan serius, terutama bagi yang sudah beberapa generasi menunggu upgrade kapasitas baterai dari Samsung.

Comment

Marcel
2 bulan ago

Maecenas eget felis felis. Curabitur malesuada tortor nisl. Proin ut justo augue. Duis vitae turpis eu nisl dictum mattis vitae vitae ante. Sed at luctus mi, id tincidunt mi. Donec arcu purus, consectetur vel eros sed, laoreet euismod purus. Donec finibus ipsum ligula, et vestibulum nisi dapibus a. Nulla molestie odio non consequat fringilla. Proin tempus elit ac lectus fermentum posuere. In bibendum viverra congue. Sed vitae nunc metus. Donec a mattis risus.

1
2 bulan ago

coba 1

2
2 bulan ago

coba 2

Dimas
2 bulan ago

Suspendisse congue justo commodo nisi posuere, ut gravida elit aliquet. Praesent sagittis metus a risus fermentum vestibulum. Nunc at magna cursus, ullamcorper tellus sit amet, luctus augue. Aenean commodo sapien libero, vel euismod ante fringilla sit amet. Praesent blandit id risus sed fringilla. Pellentesque nibh erat, scelerisque eu ultricies nec, venenatis vel velit. Nunc vitae tellus rutrum, sagittis quam iaculis, dignissim justo. Aliquam egestas a tortor vitae tincidunt.

Calvin
2 bulan ago

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Vivamus quis purus est. Nunc ullamcorper, urna non ultrices posuere, quam lectus semper leo, bibendum congue orci quam non mi. Phasellus egestas nunc non ex eleifend faucibus. Fusce tristique ultricies orci lobortis tempus. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas. Proin sit amet urna mauris. Mauris in fermentum massa. Cras vehicula nulla sed enim efficitur tristique id et mauris.

jik
2 bulan ago

lorem ipsun

aa
2 bulan ago

aa

tes
2 bulan ago

test

tes 2
2 bulan ago

tst 2

test 3
2 bulan ago

test 3

test 4
2 bulan ago

test 4

tst 5
2 bulan ago

test 5

Advertisement
Advertisement
Advertisement