Highlight
Bestindotech- Exynos 2600 2nm ternyata adem dan efisien: suhu terjaga di 40 derajat saat gaming berat, SOT harian bisa nembus 5 hingga 6 jam bahkan dengan gaming.
- GSMArena mencatat perbedaan battery life S26 vs S25 sampai 2 jam lebih tahan, jauh di atas klaim resmi Samsung yang cuma beda 1 jam video playback.
- Horizontal lock dan LUTs preview yang sebelumnya eksklusif S26 Ultra ternyata turun juga ke seri reguler.
Ada prasangka yang wajar ketika Samsung Galaxy S26 reguler diumumkan pakai Exynos. Pengguna lama Samsung S-series tahu betul bagaimana cerita Exynos biasanya berakhir: HP cepat panas, performa turun karena throttling, dan baterai boros yang memaksa bolak-balik charger. Pengalaman itu nyata dan bukan sekadar persepsi.
Bestindotech memakai Galaxy S26 selama seminggu penuh sebagai HP utama harian, berangkat dari latar belakang pengguna Galaxy S10+ Exynos dan Galaxy S23 Snapdragon. Hasilnya cukup mengubah ekspektasi awal.
Performa dan Thermal: Kejutan Terbesar

Exynos 2600 adalah chipset mobile pertama dengan fabrikasi 2nm Gate All Around (GAA), selangkah di depan Snapdragon 8 Elite Gen 5 yang masih 3nm. Secara benchmark, skor AnTuTu 11 ada di 2,9 juta dan Geekbench 6 multi-core di 10.000 poin. Dalam stress test 3DMark Wildlife, performa turun ke 46% dari puncaknya karena Samsung memilih pendekatan yang menjaga stabilitas termal ketimbang memaksimalkan angka benchmark.
Di pemakaian nyata, pendekatan ini terasa manfaatnya. Wuthering Waves di settingan quality 60fps menghasilkan frame rate stabil di 59fps dengan suhu bodi terjaga di 40 derajat, termasuk di bagian frame aluminium samping yang tetap adem. Konsumsi baterai selama 10 menit gaming hanya 4%. Where Wind Meets di settingan high 30fps bahkan lebih adem di kisaran 38 derajat dengan konsumsi baterai yang sama.
Untuk Samsung DeX, RAM 12GB masih lega menangani banyak jendela dan tab browser sekaligus saat dicolok ke monitor eksternal via USB-C. Bodinya memang sedikit hangat dalam skenario ini, tapi masih jauh dari kategori mengkhawatirkan. Ini adalah Galaxy S reguler yang paling reliable dari sisi performa dan termal yang pernah dirasakan di lini ini.
Baterai: Lebih Awet dari yang Tertulis di Spek

Kapasitas 4.300 mAh naik 7,5% dari generasi sebelumnya. Klaim resmi Samsung hanya menyebut perbedaan 1 jam video playback antara S26 dan S25. Tapi data GSMArena menunjukkan angka yang lebih signifikan: Galaxy S26 di 15 jam 20 menit versus Galaxy S25 di 13 jam 9 menit, selisih lebih dari 2 jam.
Dalam pemakaian harian termasuk gaming, SOT 4 hingga 5 jam konsisten dicapai dengan sisa baterai yang masih cukup untuk melanjutkan sampai malam. Kombinasi kapasitas yang naik dan efisiensi Exynos 2600 yang dikelola dengan baik menghasilkan ketahanan baterai yang tidak pernah dirasakan dari Galaxy S seri sebelumnya.
Untuk pengisian, kecepatan wired masih di 25W dan wireless di 15W, sama seperti generasi sebelumnya. Tapi waktu pengisian dari 0 ke penuh tercatat di 1 jam 4 menit, sedikit lebih cepat, kemungkinan karena optimalisasi manajemen daya yang lebih baik.
Layar: Compact yang Sedikit Membesar

Ini pertama kalinya layar Galaxy S reguler menembus 6,3 inci, naik dari 6,2 inci di S25. Dimensi bodi ikut memanjang dan melebar. Setelah seminggu pemakaian, ukuran ini justru terasa nyaman: jangkauan jempol ke atas layar masih mudah, HP masih bisa masuk saku tanpa sesak, dan mata lebih puas menikmati konten harian.
Untuk HDR, Galaxy S26 kompatibel dengan Netflix di HDR10 format HEVC dan AV1. Brightness outdoor tidak pernah terasa kurang meski dipakai di bawah terik matahari langsung. Ada peningkatan subjektif di kualitas speaker yang terasa lebih bulat, terutama di bagian treble.
Satu catatan soal desain frame kamera yang kini menonjol lebih tinggi bergaya Z Fold 7: saat HP diletakkan flat di meja tanpa case, ia tidak stabil dan sedikit goyang. Case sangat disarankan, dan pilihannya di pasaran sudah banyak tersedia baik dari Samsung maupun third party.
Kamera: Spek Sama, Fitur Bertambah
Setup kamera tidak berubah dari S25: main camera, telephoto 3x optical zoom, dan ultrawide. Yang berubah adalah karakter pemrosesan warnanya yang kini lebih vibrant, cerah, dan siap posting. Dynamic range main camera luas dan bisa menangkap detail dari area terang ke gelap dalam satu frame. Telephoto 3x konsisten bagus dan bisa diandalkan untuk eksperimen komposisi. Ultrawide menghasilkan landscape yang terasa sinematik, terutama di kondisi malam.
Yang tidak disadari saat first impression: fitur Horizontal Lock dan LUTs preview dengan tampilan large tidak eksklusif untuk S26 Ultra. Keduanya tersedia juga di seri reguler, membuka opsi untuk shot estetik dengan rotasi HP yang sebelumnya hanya bisa dinikmati pengguna Ultra.
One UI 8.5 dan Galaxy AI

One UI 8.5 terasa lebih clean dan fleksibel secara visual. Search bar berbentuk pill yang lebih kecil di bagian bawah memberi ruang lebih di layar. App icon tampil sedikit timbul. Control center kini bisa dikustomisasi penuh dari segi bentuk dan ukuran setiap tombol, mulai dari bulat, memanjang ke samping, hingga ke bawah.
Bixby kini lebih terintegrasi dengan sistem HP: bisa diminta membuka aplikasi, mengecek kondisi baterai, hingga membuka pengaturan spesifik. Satu keterbatasan yang masih ada adalah belum mendukung bahasa Indonesia untuk interaksi percakapan.
Perplexity AI hadir sebagai pilihan selain Google Gemini dan sudah mendukung bahasa Indonesia. Integrasinya dengan aplikasi di HP cukup dalam, dari mencari file, mengakses aplikasi, hingga memberikan rekomendasi dan informasi. Di Galaxy AI, fitur photo assist di galeri kini menawarkan empat jenis editing berbasis AI termasuk Style yang bisa mengubah foto menjadi berbagai gaya animasi dan karya seni, dengan hasil yang tergolong rapi.
Kesimpulan: Worth It, tapi Ada Pertimbangan Harga

Samsung Galaxy S26 adalah HP compact yang reliable untuk jangka panjang. Exynos 2600 terbukti adem dan efisien di pemakaian nyata, baterai lebih awet dari yang diperkirakan, kamera dioptimalkan dengan fitur yang sebelumnya eksklusif Ultra, dan One UI 8.5 lebih fun untuk dieksplorasi sehari-hari.
Yang perlu dipertimbangkan adalah selisih harga dengan S25. Di pasaran, S25 ada di kisaran 12 hingga 13 jutaan untuk 256GB, sementara S26 ada di 16 jutaan untuk storage yang sama, selisih sekitar 3 juta. Untuk yang tidak butuh segera, menunggu momen promo atau bundle storage upgrade bisa menjadi pilihan yang lebih bijak. Tapi untuk yang menginginkan HP compact Samsung dengan performa dan efisiensi terbaik di lini reguler saat ini, S26 adalah jawabannya.








Comment
koh
test
test 2