Highlight
Bestindotech- Sensor touch pindah dari belakang ke depan earbuds, lebih natural saat disentuh dan tidak lagi mendorong kuping seperti di Buds 3 Pro.
- Karakter suara bergeser dari warm dan bass-heavy ala Buds 3 Pro ke signature yang lebih flat dan bright, dengan sound stage yang lebih luas dan vokal yang lebih clear.
- Fitur AuraCast yang sering terlewat: bisa dipakai sebagai pengganti walkie-talkie tour guide saat travel, langsung ke TWS dengan kualitas suara yang jauh lebih nyaman.
Samsung Galaxy Buds 3 Pro datang dengan perombakan desain total, edgy dan tajam, yang cukup membelah opini. Buds 4 Pro bergerak ke arah berbeda: desain casing kembali ke proporsi yang lebih familiar, earbuds-nya lebih sleek dan minimalis, dan dari sisi karakter suara, ada pergeseran yang cukup terasa bagi yang pernah lama memakai generasi sebelumnya.
Bestindotech menguji Samsung Galaxy Buds 4 Pro langsung setelah unit tiba di studio, sekaligus membandingkannya dengan Galaxy Buds 3 Pro yang masih dipakai sehari-hari. Ini hasilnya.
Desain: Kembali ke Proporsi yang Familiar

Casing Buds 4 Pro kembali ke ukuran yang lebih mirip dengan generasi sebelum Buds 3 Pro, tapi bukan berarti identik. Dimensinya sedikit lebih lebar, lebih tinggi, dan lebih tebal dari Buds 2 Pro, cukup berbeda sehingga casing lama tidak bisa dipakai untuk Buds 4 Pro. Cara bukanya pun berbeda, membuka lebih lebar.
Earbuds-nya sendiri tampil lebih sleek dan minimalis dibanding Buds 3 Pro yang bergaris tegas dan edgy. Material eksteriornya menggunakan metal, bukan sekadar finishing metal, yang memberikan kesan premium di tangan. Tersedia dalam tiga warna: Black, White, dan Pink Gold yang merupakan warna eksklusif online via samsung.com.
Perubahan paling signifikan dari sisi ergonomi ada di posisi sensor touch. Di Buds 3 Pro, sensor ada di bagian belakang earbuds, yang membuat gestur swipe sering terasa awkward karena mendorong earbuds lebih dalam ke telinga. Di Buds 4 Pro, sensor pindah ke bagian depan, posisi yang lebih natural dan nyaman saat disentuh.
Pengaturan dan Fitur di Aplikasi

Pairing ke Galaxy S26 Ultra berjalan otomatis dan langsung memunculkan pop-up di layar. Setelah update firmware yang membutuhkan waktu beberapa menit, semua pengaturan bisa diakses dari menu TWS di settings.
Mode noise control tersedia dalam tiga pilihan: Active Noise Cancelling, Ambient Sound, dan Adaptive. Mode Adaptive adalah tambahan yang menarik karena bekerja berbeda dari ANC biasa. Alih-alih memblokir semua suara luar, Adaptive meredam suara di atas 80dB seperti suara bor atau gerinda, tapi tetap membiarkan suara percakapan dan lingkungan terdengar. Tujuannya lebih ke perlindungan pendengaran daripada isolasi penuh. Ada juga Auto Switch to Ambient Sound yang otomatis membuka mode ambient saat ada suara tertentu, serta Siren Detection untuk mendeteksi suara ambulans atau kendaraan darurat.
Dari sisi kualitas audio, Buds 4 Pro mendukung Samsung Scalable Codec (SSC) Ultra High Quality yang bisa mencapai 24-bit 96kHz, salah satu yang tertinggi di kelas TWS. Fitur ini kompatibel dengan layanan streaming lossless seperti Apple Music atau Tidal. Ada juga Super Wide Band Speech untuk kualitas telepon yang lebih baik hingga 16kHz, Adapt Sound untuk menyesuaikan output berdasarkan profil pendengaran masing-masing pengguna, dan Gaming Mode yang meminimalkan latensi, meski tidak bisa aktif bersamaan dengan UHQ.
Head Gesture: Fitur Baru yang Terpakai

Head Gesture adalah fitur yang tidak ada di Buds 3 Pro dan cukup terpakai dalam pemakaian nyata, terutama saat berkendara atau tangan sedang sibuk. Saat ada notifikasi masuk, mengangguk akan meminta Bixby membacakannya, sementara geleng-geleng akan melewatinya. Untuk panggilan masuk, anggukan berarti angkat telepon dan gelengan berarti tolak.
Kualitas Suara: Bergeser ke Karakter yang Lebih Mature

Perbedaan karakter suara antara Buds 3 Pro dan Buds 4 Pro cukup terasa. Buds 3 Pro punya signature yang lebih warm dengan bass yang lebih dominan dan energetik. Buds 4 Pro bergeser ke arah yang lebih flat dan bright, dengan bass yang tetap ada tapi tidak sepunch sebelumnya, dan vokal yang lebih clear serta sound stage yang terasa lebih luas dan spacious.
Bagi yang menyukai suara yang nampol dan jedam-jedum, Buds 3 Pro mungkin masih lebih memuaskan. Tapi untuk yang menginginkan presentasi yang lebih seimbang dan detail, Buds 4 Pro menawarkan pengalaman yang lebih mature dan nyaman untuk didengarkan dalam jangka panjang.
Mikrofon
Pengujian mikrofon dilakukan lewat WhatsApp call di dua kondisi: senyap dan berisik. Di kondisi senyap, kualitas suara jelas dan tidak ada masalah berarti. Di kondisi berisik seperti kafe, Environmental Noise Cancelling dari mikrofon bekerja untuk meredam suara latar. Secara teknologi mikrofon, Buds 4 Pro dan Buds 3 Pro berada di level yang kurang lebih setara, perbedaan yang lebih terasa ada di pengalaman keseluruhan dan ergonomi gestur.
AuraCast: Fitur Underrated yang Layak Dimaksimalkan

Salah satu fitur yang jarang dibahas tapi ternyata sangat berguna saat travel adalah AuraCast. Fitur ini memungkinkan TWS yang kompatibel menerima siaran audio langsung, tanpa perlu pairing Bluetooth individual ke sumber suaranya.
Bestindotech menguji langsung fitur ini saat menghadiri Samsung Galaxy Unpacked di San Francisco. Alih-alih memakai walkie-talkie bawaan tur yang biasanya tidak nyaman di telinga, AuraCast dari tour guide bisa langsung diterima di Buds 4 Pro dengan suara yang clear dan nyaman. Fitur ini sebenarnya sudah ada sejak Galaxy Buds Pro 2, tapi masih jarang diketahui dan dimanfaatkan penggunanya.
Selain sebagai penerima, Galaxy S26 Ultra juga bisa difungsikan sebagai pemancar AuraCast, menyiarkan audio ke earphone-earphone kompatibel di sekitarnya.
Fitur Tambahan Lain

Beberapa fitur lain yang tersedia: Galaxy AI Translation yang bisa menerjemahkan percakapan secara real-time langsung ke telinga, Ear Detection untuk otomatis pause media saat earbuds dilepas, Stretch Reminders untuk mengingatkan istirahat setelah pemakaian panjang, serta kompatibilitas dengan Google Assistant dan Bixby untuk voice command. Bixby lebih cocok untuk mengontrol pengaturan internal perangkat Samsung, sementara Google Assistant lebih untuk pencarian dan smart home.
Harga dan Kesimpulan

Samsung Galaxy Buds 4 Pro dijual di harga Rp3.999.000, dengan kemungkinan mendapat harga lebih rendah sekitar Rp3,5 jutaan lewat voucher di berbagai platform.
Buds 4 Pro bukan perombakan total dari Buds 3 Pro, lebih ke arah polish dan refinement. Sensor touch yang pindah ke depan, karakter suara yang lebih mature, Head Gesture sebagai fitur baru yang benar-benar terpakai, dan AuraCast yang layak dimaksimalkan terutama saat travel, semuanya menjadikan Buds 4 Pro pilihan yang solid, terutama bagi pengguna yang sudah dalam ekosistem Samsung.
Comment
test1