Advertisement

Xiaomi 17 Ultra by Leica: Bukan Sekadar Logo, Ini yang Beda dari Versi Biasa

Xiaomi 17 Ultra by Leica: Bukan Sekadar Logo, Ini yang Beda dari Versi Biasa

Highlight

Bestindotech
  • Xiaomi 17 Ultra versi Leica punya mechanical zoom ring yang bisa diputar untuk buka kamera, tema eksklusif di software, sampai charging animation bergaya kamera, bukan sekadar kolaborasi di nama.
  • Lensa periscope telephoto kini bisa optical zoom dari 75mm sampai 100mm secara continuous, tapi di tes zoom detail, Vivo X300 Pro masih unggul ketajaman di lensa tetapnya.
  • Slow motion 1920fps muat 10 detik di 1080p, dan overheat yang dulu jadi masalah di Xiaomi Ultra generasi sebelumnya, kali ini tidak muncul sama sekali.
Advertisement
Advertisement

Kolaborasi antara Xiaomi dan Leica sudah berjalan beberapa generasi, dan setiap kali versi Special Edition-nya keluar, selalu ada pertanyaan yang sama: apakah branding Leica di sini sekadar kosmetik, atau memang ada sesuatu yang sungguh berbeda? Xiaomi 17 Ultra by Leica menjawab pertanyaan itu dengan lebih tegas dari sebelumnya.

Unit yang diulas di sini adalah versi China varian 1TB, yang dibeli sebelum versi resmi Indonesia masuk. Setelah beberapa hari pemakaian termasuk dipakai untuk memotret di event langsung, ada beberapa hal yang menarik untuk dibahas, mulai dari apa yang benar-benar eksklusif di versi Leica ini, bagaimana kameranya tampil berdampingan dengan Vivo X300 Pro dan iPhone 17 Pro Max, sampai soal masalah overheat yang pernah menghantui generasi sebelumnya.

Unboxing: Aksesori yang Punya Karakter

Isi kotak Xiaomi 17 Ultra by Leica sudah langsung terasa berbeda dari HP biasa. Selain charger 100W standar dengan kabel A to C, ada tiga aksesori yang menarik perhatian: lens cleaning cloth dengan tampilan yang mengingatkan pada cloth-nya Apple, wrist strap berwarna merah berbahan fabric, dan yang paling mencolok adalah lens cap bertuliskan Leica. Lens cap ini memang dirancang untuk dipasangkan bersama case bawaannya, jadi tidak bisa dipakai tanpa case terpasang terlebih dahulu.

Case bawaannya sendiri punya finishing yang terasa premium, campuran antara tekstur kulit dan metal matte. Ada tulisan Leica di bagian modul kamera, dan tombol-tombol fisiknya berbentuk bulat yang sedikit mengingatkan pada desain iPhone 4. Untuk warna, unit yang diulas ini adalah varian hitam, sementara pilihan lainnya adalah off-white. Dan untuk urusan MagSafe, meski tidak ada cincin magnet yang terlihat di belakang, HP ini ternyata kompatibel dengan aksesori MagSafe.

Apa yang Benar-benar Eksklusif di Versi Leica

Ada dua hal yang membedakan versi Leica dari varian Xiaomi 17 Ultra biasa. Pertama dari sisi fisik: mechanical zoom ring yang melingkar di modul kamera dan bisa diputar. Fungsinya bisa dikustomisasi per mode kamera, dan salah satu penggunaan favorit adalah sebagai shortcut untuk membuka aplikasi kamera dengan memutar ring dua kali. Cara ini secara signifikan mengurangi risiko membuka kamera secara tidak sengaja. Tidak ada tombol shutter fisik di sini, tapi elemen gerigi di sisi bodi dan keseluruhan desain hardware-nya memberi feel yang terasa seperti memegang kamera Leica sungguhan.

Advertisement

Kedua dari sisi software: ada tema eksklusif yang hanya tersedia di versi Leica. Ini mencakup tampilan jam, ikon aplikasi, desain folder, hingga charging animation yang punya elemen kamera seperti indikator exposure value. Di bagian antarmuka kamera pun karakter Leica terasa lebih kental dibanding HP Xiaomi lain yang berkolaborasi dengan Leica sebelumnya. Bagi yang penasaran mencoba tema ini di HP Xiaomi non-Leica, ada cara untuk menginstallnya meski hasilnya tidak identik.

Spesifikasi

Xiaomi 17 Ultra by Leica hadir dengan chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 fabrikasi 3nm, RAM 16GB, dan storage 1TB. Layarnya berukuran 6,9 inci LTPO AMOLED 120Hz dengan dukungan Dolby Vision HDR dan peak brightness 3.500 nits. Under display fingerprint di sini sudah menggunakan sensor ultrasonik tanpa LED. Kamera selfie-nya 50MP.

Di bagian belakang ada triple camera dengan konfigurasi yang Xiaomi dan Leica namai Leica Vario Apo Sumilux, mencakup rentang 14mm hingga 100mm. Yang jadi pembeda utama adalah lensa periscope telephoto 200MP yang kini bisa melakukan continuous optical zoom dari 75mm hingga 100mm, atau sekitar 3,2x hingga 4,3x di aplikasi kamera. Kamera ini juga punya variable aperture yang bisa membuka dan menutup sesuai kondisi cahaya.

Baterai di varian China ini berkapasitas 6.800 mAh dengan charging 90W wired dan 50W wireless. Ada juga fitur reverse charging, baik via kabel maupun wireless.

Advertisement

Performa dan Overheat

Dari sisi benchmark, skor AnTuTu berada di kisaran 3,8 hingga mendekati 3,9 juta, yang tergolong tinggi untuk Snapdragon 8 Elite Gen 5. Xiaomi memang dikenal agresif dalam mendorong performa chipset untuk meraih angka benchmark yang maksimal.

Yang menjadi catatan penting adalah soal overheat. Di pengalaman memakai Xiaomi 13 Pro dan 15 Ultra sebelumnya, overheat sempat menjadi masalah nyata terutama saat dipakai foto-foto, sampai kamera tidak bisa digunakan untuk sementara waktu. Di Xiaomi 17 Ultra ini, setelah dipakai memotret seharian di sebuah event, overheat tidak muncul sama sekali. Pengalaman jepretan terasa menyenangkan tanpa gangguan.

Advertisement

Kamera: Perbandingan Langsung dengan Vivo X300 Pro dan iPhone 17 Pro Max

Pengujian kamera dilakukan secara langsung berdampingan dengan Vivo X300 Pro dan iPhone 17 Pro Max. Secara umum, di kamera utama ketiganya tampil baik dengan karakter masing-masing. iPhone cenderung lebih kuning, Vivo lebih netral, dan Xiaomi berada di antara keduanya dengan sedikit nuansa kuning juga. Di semua HP, hasil foto main kamera terasa appealing, dan Xiaomi bersama Vivo tampil sedikit lebih flawless berkat AI processing yang lebih agresif di belakang layar.

Di mode portrait, Vivo tampil dengan bokeh yang paling dalam, kemungkinan karena pengaturan yang tersimpan dari sesi sebelumnya. iPhone dan Xiaomi tampil mirip satu sama lain dari sisi kedalaman bokeh. Untuk skin tone, Xiaomi cenderung menetralkan dan memutihkan kulit, yang bisa terasa kurang natural untuk sebagian orang terutama yang kulitnya lebih gelap. Vivo berusaha menjaga skin tone tetap appealing meski ada sedikit unsur kuning dari lampu indoor. iPhone tampil paling natural di kondisi yang sama, meski warnanya juga cenderung hangat.

Di telephoto, lensa periscope Xiaomi yang kini variable memberikan fleksibilitas zoom yang lebih besar. Tapi ketika diadu detail di jarak jauh, Vivo X300 Pro dengan lensa tetap 85mm-nya masih unggul ketajaman. Di foto objek kecil berjarak jauh yang di-zoom ke 200mm, hanya Vivo yang berhasil menangkap tulisan kecil di bawah gambar dengan jelas. Xiaomi dan iPhone tidak berhasil mendapatkan detail yang sama, meski sensor telephoto Xiaomi juga 200MP.

Untuk portrait video, Xiaomi tidak memiliki mode portrait video yang terpisah seperti di iPhone atau Vivo. Ada mode portrait di fitur live cinematography, tapi perilakunya berbeda dan agak tidak intuitif. Di video kamera depan, Xiaomi dan Vivo tampil dengan lebar yang kurang lebih sama, sementara iPhone memberikan field of view yang paling lebar. Dari sisi stabilisasi dan kecepatan fokus di kamera belakang, Xiaomi tampil stabil dan transisi zoom-nya terasa smooth.

Satu fitur video yang menarik untuk dicoba adalah slow motion 1920fps. Di format ini output-nya adalah video 10 detik di resolusi 1080p, tapi efek slow motion-nya terasa dramatis dan memang memuaskan untuk merekam momen-momen cepat seperti gender reveal. Ada juga mode live cinematography dengan opsi red carpet yang menghasilkan efek glamour bot ala red carpet photography.

Kesimpulan Awal

Xiaomi 17 Ultra by Leica adalah HP yang punya karakter kuat, baik dari sisi fisik maupun software. Mechanical zoom ring, tema eksklusif, dan feel hardware-nya membuat versi Leica ini bukan sekadar kolaborasi di nama. Kameranya menghasilkan foto yang tajam dengan karakter warna khas Leica yang eye pleasing, dan overheat yang pernah jadi kekhawatiran di generasi sebelumnya tampaknya sudah diatasi dengan baik.

Dari perbandingan kamera, Vivo X300 Pro masih menunjukkan ketajaman telephoto yang belum tersaingi di tes zoom detail. Tapi untuk keseluruhan pengalaman foto dan video harian, Xiaomi 17 Ultra tampil kompetitif dan memuaskan. Untuk versi resmi Indonesia, masih perlu ditunggu, termasuk soal apakah spesifikasi baterainya akan berbeda dari varian China yang sudah diulas di sini.

Comment

Belum ada komentar
Jadilah yang pertama berbagi pendapat!
Advertisement
Advertisement
Advertisement