Highlight
Bestindotech- 11 personil Bestindotech buka-bukaan soal barang yang selalu mereka bawa tiap hari, dari tripod MagSafe sampai mainan drift meja yang ternyata masuk kategori EDC serius.
- Carrier lokal Consina Via Ferrata 50+5L punya back system mirip Osprey anti-gravity, tapi harganya cuma Rp1,1 juta dibanding Osprey yang 3 hingga 4 jutaan.
- Josephine, wajah baru Bestindotech, masih setia dengan AirPods Pro Gen 1 sejak zaman kuliah karena satu alasan sederhana: noise cancelling yang jadi penyelamat buat yang introvert.
Setiap orang punya setidaknya satu barang yang selalu ada di tas atau saku setiap hari keluar rumah. Di dunia ini dikenal dengan istilah EDC, Everyday Carry. Dan ternyata, pilihan EDC seseorang bisa cukup personal dan mencerminkan bagaimana cara mereka menjalani hari.
Kali ini 11 personil Bestindotech berbagi EDC masing-masing, dari gadget sampai aksesori yang mungkin tidak terduga. Ada juga wajah baru yang untuk pertama kalinya ikut berbagi di sini.
Daniel: Tripod MagSafe Ulanzi MA60
EDC Daniel adalah Ulanzi MA60, sebuah phone tripod magnetik yang menempel ke belakang HP atau casing dengan MagSafe. Tripod ini jadi andalannya saat butuh stand HP untuk nonton sambil makan. Yang membuatnya versatile adalah kemampuannya untuk diputar ke posisi vertikal maupun horizontal sesuai kebutuhan, dengan ketinggian yang bisa disetel. Bagian belakang tripod juga bisa menempelkan gadget lain yang memiliki MagSafe, seperti ring light, SSD, atau power bank. Harganya Rp307.000 saat dibeli.
Malvin: Tas Bellroy Chimera, Dompet MagSafe, dan Mobil Drift Meja
Malvin membawa tas Bellroy Chimera, kolaborasi Bellroy dengan Carryology yang sempat cukup limited saat dirilis. Tas ini jadi pilihan setelah Bellroy Venture Sling sebelumnya mulai menunjukkan kerusakan bahan setelah setahun pemakaian. Chimera dinilai lebih awet dan punya kantong belakang yang kepake banget untuk menyimpan barang-barang penting.
Di dalam tas, Malvin membawa dompet MagSafe dari Spigen yang bisa ditempel langsung ke HP sehingga tidak mudah tertinggal. Dompet ini punya sekitar tujuh slot kartu dan ruang untuk uang tunai, yang menurut Malvin masih dibutuhkan terutama untuk isi bensin di SPBU.
Satu lagi yang dibawa Malvin dan mungkin paling tidak terduga: mobil drift mainan untuk dimainkan di meja saat bosan. Harganya seratus ribuan, bisa dilipat saat tidak dipakai, dan tersedia dalam beberapa model.
Josephine: AirPods Pro Gen 1
Josephine adalah personil baru Bestindotech yang pertama kali tampil di sini. EDC-nya adalah AirPods Pro generasi pertama yang sudah menemaninya sejak zaman kuliah hingga kerja sekarang. Fitur noise cancelling menjadi alasan utama kenapa ia masih setia di sini, terutama sebagai seseorang yang introvert dan sering butuh ruang tenang di tengah keramaian. Harganya sekitar 3 jutaan saat dibeli empat tahun lalu.
Veren: Power Bank Rapa Tech dengan Dua Kabel Bawaan
EDC Veren adalah power bank Rapa Tech dengan kapasitas 10.000 mAh seharga sekitar Rp260.000. Alasan pemilihannya praktis: power bank ini sudah dilengkapi dua kabel bawaan, lightning dan USB-C, yang pas untuk kebutuhan sehari-hari. Kapasitasnya aman dibawa naik pesawat, dan ukurannya yang mungil membuatnya nyaman masuk ke tas apapun.
Anes: Carrier Lokal Consina Via Ferrata
Anes berbagi EDC-nya dari tengah perjalanan ke Lombok. Yang paling terpakai dua minggu terakhir adalah carrier Consina Via Ferrata berkapasitas 50 plus 5 liter. Bagian atas carrier bisa dilipat saat bawaan sedikit atau dipanjangkan saat penuh. Desainnya yang tidak melebar ke samping membuat badan tidak terlihat tenggelam saat memakainya.
Yang menarik adalah back system-nya yang mirip dengan sistem anti-gravitasi Osprey, tapi dengan harga Rp1,1 juta, jauh di bawah Osprey yang biasanya ada di kisaran 3 hingga 4 jutaan. Sebagai carrier pertama dengan fitur ergonomis yang layak, Anes menyebutnya pilihan yang masuk akal, apalagi ini produk lokal.
Haris: Belt Bag Tomtoc
Haris memilih tas kecil untuk harian, yaitu Tomtoc Belt Bag berukuran 1,5 liter seharga sekitar Rp400.000. Ukurannya yang mungil tidak menghalangi fungsinya: ada kompartemen depan untuk dompet dan permen, dua kompartemen jaring di dalam untuk power bank dan kabel, serta satu slot untuk HP. Satu catatan dari Haris: bahannya mudah lecek dan tidak waterproof.
Julius: Laptop Tecno MegaBook T1
Pilihan Julius untuk EDC adalah laptop Tecno MegaBook T1 14 inci dengan bodi aluminium penuh yang ramping dan ringan. Laptop ini dilengkapi fingerprint scanner di tombol power, port yang lengkap termasuk USB-A, microSD, USB-C, dan HDMI, serta webcam yang bisa membuka dan menutup. Charger bawaannya 65W dengan ukuran yang sangat compact. Harganya mulai dari 8 jutaan.
Jriboy: Syma Miles Tote Bag
Jriboy membawa tote bag yang sudah dipakai sekitar dua tahun dan masih setia menemani ke mana-mana. Desainnya terasa modernis dengan klip berwarna lime pink yang menurutnya memberi kesan skena tersendiri. Tas ini punya dua kompartemen di bagian depan untuk TWS dan obat-obatan, serta ruang dalam yang cukup luas untuk laptop, dompet, dan HP. Harganya di bawah Rp400.000.
Nata: Spigen SmartFold
Nata memilih solusi minimalis: card holder MagSafe Spigen SmartFold yang ditempel langsung ke HP. Hanya ada dua slot kartu, tapi itu cukup karena tujuannya memang untuk mengurangi barang bawaan. Card holder ini juga bisa berfungsi sebagai stand vertikal maupun horizontal, meski fungsi stand-nya jarang dimanfaatkan dan lebih sering dipakai murni untuk menyimpan kartu.
Siddiq: Tumbler Lock and Lock Modern 500ml
Siddiq selalu membawa tumbler Modern Tumbler dari Lock and Lock versi 500ml ke kantor, biasanya diisi kopi atau minuman dingin untuk teman ngedit agar tidak ngantuk. Ketahanan insulasinya cukup baik, es batu yang dimasukkan pagi hari masih berbentuk hingga sore. Desainnya mirip merek tumbler premium yang lebih mahal, tapi harganya sekitar Rp150.000 saat dibeli.
Royie: Open-Ear Speaker Kiip DTH3
EDC Royie adalah Kiip DTH3, sebuah open wireless speaker atau OWS yang dipakai saat bersepeda maupun berkendara motor. Berbeda dari earphone biasa, OWS tidak menutup telinga sepenuhnya sehingga suara sekitar seperti klakson dan kendaraan lain masih bisa terdengar. Bobotnya ringan dan harganya di bawah Rp100.000. Royie juga menyebut bahwa sekarang sudah ada versi Pro dengan ukuran driver yang lebih besar, yang lebih mengunci di telinga untuk aktivitas olahraga.
Kesimpulan
Dari 11 personil Bestindotech, pilihan EDC yang muncul cukup beragam, mulai dari aksesori HP, tas, laptop, tumbler, hingga mainan drift meja. Tidak semua EDC harus mahal atau berteknologi tinggi. Yang paling penting adalah barang itu benar-benar terpakai dan membuat hari lebih mudah dijalani.
Comment